Pangsa pasar kerupuk rambak lebih luas jika dibandingkan dengan pangsa pasar kerupuk tapioka. Ini bukan hanya dilihat dari aspek konsumen, tetapi juga dari aspek produsen dan aspek pedagang.
1. Konsumen kerupuk rambak lebih luas dari kerupuk tapioka
Konsumen kerupuk rambak lebih luas dari konsumen kerupuk tapioka. Orang makan kerupuk rambak tidak hanya ketika sedang makan, melainkan juga ketika minum teh dan sebagai camilan makanan ringan terutama pada anak-anak. Untuk anak-anak umumnya lebih menyukai memegang bungkusan kerupuk rambak di tangan kiri dan menggunakan tangan kanan untuk memasukkan potongan kerupuk rambak ke dalam mulut. Di samping itu kalau mau berbagi dengan teman-temannya lebih mudah membaginya. Temannya empat bisa, dapat satu-satu. Temannya 8 bisa, dapat setengah potong setengah potong. Cara memegangnya pun lebih enak memegang sebungkus kerupuk rambak dibanding memegang sebuah kerupuk tapioka yang besar dan berminyak. Orang tua pun merasa lebih sreg jika anaknya makan kerupuk rambak karena lebih terjamin higienisnya.

















