Showing posts with label kerupuk legendar. Show all posts
Showing posts with label kerupuk legendar. Show all posts

Saturday, 12 December 2015

PEMASARAN KERUPUK RAMBAK






Pangsa pasar kerupuk rambak lebih luas jika dibandingkan dengan pangsa pasar kerupuk tapioka. Ini bukan hanya dilihat dari aspek konsumen, tetapi juga dari aspek produsen dan aspek pedagang.

1. Konsumen kerupuk rambak lebih luas dari kerupuk tapioka

Konsumen kerupuk rambak lebih luas dari konsumen kerupuk tapioka. Orang makan kerupuk rambak tidak hanya ketika sedang makan, melainkan juga ketika minum teh dan sebagai camilan makanan ringan terutama pada anak-anak. Untuk anak-anak umumnya lebih menyukai memegang bungkusan kerupuk rambak di tangan kiri dan menggunakan tangan kanan untuk memasukkan potongan kerupuk rambak ke dalam mulut. Di samping itu kalau mau berbagi dengan teman-temannya lebih mudah membaginya. Temannya empat bisa, dapat satu-satu. Temannya 8 bisa, dapat setengah potong setengah potong. Cara memegangnya pun lebih enak memegang sebungkus kerupuk rambak dibanding memegang sebuah kerupuk tapioka yang besar dan berminyak. Orang tua pun merasa lebih sreg jika anaknya makan kerupuk rambak karena lebih terjamin higienisnya.

CARA MENGGORENG KERUPUK RAMBAK





1. Pastikan kerupuk rambak dalam keadaan kering. Tanda kalau kerupuk sudah kering yaitu ketika beradu dengan kerupuk lain suaranya gemerincing dan mudah patah kalau dipatahkan.

2. Siapkan kerupuk yang akan digoreng di dekat bagian wajan kedua yang berada di belakang.

3. Masukkan minyak goreng sekitar setengah dari volume wajan. Wajan depan dan wajan belakang semua diisi.

CARA PENJEMURAN KERUPUK RAMBAK






Kerupuk rambak mentah setelah dirajang kemudian dijemur di atas rigen. Karena kecil-kecil, kerupuk rambak yang masih lembek itu tidak perlu ditata rapi, cukup di serak di atas rigen. Yang penting tidak menumpuk dan diusahakan tidak saling bertindihan satu sama lain biar tidak lengket satu sama lain dan keringnya merata. Untuk itu harus rajin membolak-balik dan memisah kerupuk yang saling lengket sebelum terlanjur kering.

PENGUKUSAN DAN PERAJANGAN ADONAN KERUPUK RAMBAK





Setelah adonan kerupuk rambak jadi, proses selanjutnya adalah :

1. Menuang adonan ke dalam loyang

   Ketinggian permukaan adonan di dalam loyang sekitar 1 cm. Ketinggian ini sama dengan  ketebalan kerupuk rambak ketika sudah dirajang.

Friday, 11 December 2015

CARA MEMBUAT ADONAN KERUPUK RAMBAK


Pada prinsipnya pembuatan kerupuk rambak adalah usaha untuk membuat kerupuk kulit tiruan, baik rasanya, warnanya maupun teksturnya. Bila semuanya dilakukan dengan benar maka sekilas penampilan kerupuk rambak sangat mirip dengan kerupuk kulit. Yang sedikit berbeda barangkali aromanya. Kalau kerupuk kulit agak berbau aroma sapi, maka kerupuk rambak beraroma bawang putih. Untuk merubah tekstur kerupuk tapioka yang tingkat kepadatannya rendah menjadi berkepadatan tinggi, maka adonan tapioka dicampur dengan tepung terigu. Prosentasenya dapat digeser dari 50 -50 menjadi 40 –60 atau 30 –70 atau lebih tergantung dengan selera mengenai tingkat kepadatan dan pengembangannya. Makin banyak campuran terigunya, makin padat tekstur kerupuknya  dan makin kecil tingkat mengembangnya.  Makin sedikit campuran terigu makin kurang kepadatan dan mengembangnya. Ini kaitannya bukan hanya masalah kepadatan melainkan juga masalah ekonomisnya. Makin mengembang berarti makin besar ukuran kerupuknya. Makin kurang mengembang berarti makin kecil ukuran kerupuknya. Kalau kerupuknya kecil, satu bungkus kantong plastik kecil bisa berisi 5 biji kerupuk rambak. Kalau kerupuknya mengembang besar, maka bisa hanya berisi 4 biji.

USAHA KERUPUK RAMBAK




Usaha kerupuk rambak bisa dijalankan dengan modal pas-pasan. Tidak sebagaimana kerupuk tapioka. Kerupuk rambak dalam proses pembuatannya bisa memanfaatkan peralatan dapur yang ada di rumah. Bila adanya loyang kecil, pakai loyang kecil juga bisa. Apalagi jika model potongan kerupuknya ukuran dadu, seperti kerupuk kulit, maka loyang kecil tidak masalah.

Thursday, 10 December 2015

SKEMA PROSES PEMBUATAN KERUPUK RAMBAK



































KETERANGAN :

1. Bumbu-bumbu seperti : bawang putih, garam dan sasa, soda kue, bleng ditumbuk halus.
2. Bahan bahan : 70% tepung tapioka dan 30% tepung trigu bersama bumbu yang telah dihaluskan dan air dicampur dan diaduk hingga menjadi adonan encer.
3. Adonan dituang diloyang-loyang.
4. Loyang-loyang yang telah terisi adonan kerupuk ditata di di dalam alat oven untuk dikukus.
5. Setelah adonan matang dituang di atas meja untuk didinginkan dan dipotong lonjoran kemudian dirajang kecil-kecil seukuran jari.
6. Calon kerupuk rambak yang masih lembek dan kenyal itu kemudian dijemur hingga kering 3 –4 hari hingga siap digoreng.


Friday, 4 December 2015

SKEMA ALAT CETAK LEGENDAR




KETERANGAN :

Alat ini dibuat dari kayu berkualitas bagus, Setelah dihaluskan kemudian dipotong dan di gabungkan menggunakan pasak bambu, Ukurannya 50 x 8 x 8 cm.

Setelah beras dimasak dan masih panas kemusian ambil beberapa centong dan masukkan ke dalam cetakan sampai penuh dan ditekan-tekan, dipres sampai padat tercetak dalam cetakan.

Biarkan beberapa menit kemudia lepaskan dari cetakan. Dan baru dirajang setelah legendarnya dingin.

Thursday, 3 December 2015

PROSES MENGGORENG KERUPUK




1. Pastikan kerupuk dalam keadaan benar-benar kering. Tanda kalau kerupuk sudah kering suaranya gemerincing kalau beradu dengan kerupuk lain dan mudah patah kalau dipatahkan.

2. Siapkan kerupuk yang akan digoreng di dekat bagian wajan kedua yang berada di belakang.

3. Masukkan minyak goreng sekitar setengah dari volume wajan. Wajan depan dan wajan belakang semua diisi.

PROSES PENGERINGAN KERUPUK





Proses pengeringan kerupuk dimulai ketika kerupuk diturunkan dari oven kemudian dipindahkan dari angsang ke rigen. Ada 5 pekerjaan yang waktunya hampir bersamaan, yaitu :

1. Menguleni adonan
2. Mencetak kerupuk
3. Mengoven kerupuk
4. Menjereng atau memindahkan kerupuk dari angsang ke rigen
5. Mengangkat rigen yang telah dijerengi kerupuk dari ruangan cetak ke halaman penjemuran.

Wednesday, 2 December 2015

CARA MEMBUAT ANGSANG DAN RIGEN



Sebelum kita mulai belanja tapioka dan minyak goreng, kita harus menyiapkan lebih dahulu angsang rigen lebih dahulu. Jika kita membuat adonan dan mencetaknya, maka akan ditaruh mana kerupuk kita, lalu bagaimana mengovennya dan menjemurnya? Kalau nyetaknya hanya sepuluh biji mungkin bisa saja kita oven pakai dandang dan kita jemur pakai baki. Tetapi kalau nyetaknya ribuan biji pasti tidak mungkin dioven pakai dandang dan dijemur pakai baki.

Untuk membuat angsang dan baki kita memerlukan :

ANGSANG DAN RIGEN





Angsang dan rigen merupakan perlengkapan produksi kerupuk yang tidak kalah penting dibanding alat cetak ataupun tungku penggorengan.
Angsang dipergunakan untuk dua keperluan, yaitu :

1. Sebagai tempat menaruh kerupuk mentah yang baru saja dicetak.

2. Sebagai tempat kerupuk mentah ketika dioven.

SKEMA TUNGKU PABRIK KERUPUK



KETERANGAN :

1. Tungku : Tinggi 75 cm. Lebar : 125 cm. Panjang : 200 cm.

2. Wajan Utama. Garis tengah : 100 cm.

3. Wajan kedua. Garis tengah : 50 cm.

4. Pipa kompor gas.



SKEMA PENGUKUSAN KERUPUK

KETERANGAN :

1. Tabung pengukusan kerupuk terbuat dari seng tebal. Tinggi 1,5 m. Garis tengah 75 cm.
2. Rantai kerekan baja.
3. Kerekan
4. Wajan kukus/goreng. Garis tengah 1 m.
5. Kayu dudukan angsang agar kerupuk tidak terendam air.

INFO LEBIH LANJUT  HUBUNGI :  087877525338  (MARNU)

Tuesday, 1 December 2015

PERSOALAN MANAJEMEN DI PABRIK KERUPUK


















Kebanyakan para perintis usaha, termasuk usaha pabrik kerupuk umumnya kurang memperhatikan  manajemen perusahaan, baik di bidang administrasi, keuangan, personalia, produksi maupun pemasaran.  Di pabrik kerupuk semua kegiatan umumnya terpusat pada satu orang, yaitu sang juragan. Khususnya pada tahun-tahun pertama, juraganlah yang mengerjakan semuanya, mulai dari merancang tata ruang pabrik, pengadaan peralatan dan perlengkapan, mencari pelanggan, membeli bahan mentah, membuat adonan, mencetak, mengukus, menjereng, menjemur, menghitung sampai menggoreng. Saking sibuknya sampai lupa tidak membuat pembukuan.

TUGAS TUKANG CETAK KERUPUK DAN ASISTENNYA



1. Bangun jam 04.00 pagi dengan dibantu asisten mempersiapkan adonan.

2. Sementara asisten mengisi air di wajan sesuai takaran, si tukang menyalakan kompor dan memasukkan bumbu-bumbu ke dalam wajan.

3. Sambil menunggu air mendidih, asisten menuang tepung tapioka ke dalam wajan adonan.

SKEMA ALAT CETAK KERUPUK JONGKOK



KETERANGAN :

1. Papan dudukan bosh adonan dan tukang cetak.
2. Bosh adonan
3. Piringan cetakan
4. Kayu pendorong adonan.
5. Papan dudukan kayu pendorong adonan.
6. Pelat besi pengunci
7. Anak kunci
8. Kawat pemotong kerupuk.

DENAH RUANGAN PABRIK KERUPUK





KETERANGAN :  

Monday, 30 November 2015

CARA MENYIAPKAN ADONAN KERUPUK






Bahan utama kerupuk tapioka adalah tepung tapio
 ka (tepung singkong). Tekstur tepung tapioka lebih mirip dengan tepung sagu (berasal dari pohon sagu), yaitu halus dan licin. Ini sangat berbeda dengan tepung terigu yang lebih kasar dan tidak licin.

Proses pembuatan tepung tapioka memang sangat berbeda dengan tepung terigu, tepung beras atau yang sejenisnya. Bila tepung terigu dibuat dari biji gandum yang digiling, maka tapioka, hanya sari pati (pati) singkong. Caranya yaitu singkong mentah (bisa juga gaplek) dibikin tepung (digiling ataupun diparut) kemudian direndam air dan diaduk aduk dan didiamkan semalaman. Paginya rendaman tepung singkong itu diperas pakai saringan kain kasa dan ditampung dalam bak. Air perasan tersebut kemudian didiamkan semalam. Paginya sudah diperoleh endapan calon tepung tapioka. Endapan tapioka berada di bawah dan airnya berada di atas. Setelah airnya dibuang maka akan kita peroleh tepung tapioka yang masih basah yang mirip seperti tahu, namun bertekstur padat. Tapioka basah ini kemudian dijemur sambil diaduk dan dibolak-balik sampai kering dan berbentuk tepung halus seperti bedak.

Sunday, 29 November 2015

Blogger Widgets